More Essay
- Possitive Deviant Dharma Pongrekun
- Guru Sufiku dari Tanjung, Kalsel
- Manusia Sebenarnya Sedang Tidur
- Indonesia’s Cinematic Art Stumble and Surge
- Aminah
- Fathu Makkah untuk Kasus Banten
- Selebriti Menjawab Tantangan Zaman
- En Kleine Kadotje van Oom Fanny Habibie
- Perempuan Cantik Inspiring Ini Bernama Astrid
- Selamat dengan Ekonomi Syariah di Indonesia
- Doa Cepat Sembuh untuk Rano Karno
- Tak ada Dendam dan Tak Perlu Membalas
- Kopi dan Kenangan
- Saya Tidak Membenci Ratu Atut Chosiyah
- Bunda Khofifah Sahabat Jawatimuran-ku
- Pahlawan Kepemimpinan Muda Indonesia
- Salam Kasih
| Saya Tidak Membenci Ratu Atut Chosiyah |
|
|
|
Namun pertanggung jawaban moral serta spiritual harus Atut berikan kepada agamanya, kepada seluruh anak bangsa Indonesia dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Termasuk siapapun dia ‘oknum’ yang ‘diduga’ melindungi / mempetieskan laporan delik pidana pendidikan ini diwilayah ruang kerja POLRI — Polda Metro Jaya dan Bareskrim Mabes Polri.
Juga Universitas Borobudur dan Yayasan Borobudur yang mengeluarkan ijazah Sarjana Ekonomi yang hanya diselesaikan Ratu Atut Chosiyah hanya didalam jangka waktu 17 (tujuh belas) bulan saja — masuk Januari 2003 dan skripsi asli yang ditemukan oleh Kompol Asep Adisaputra, SH, MH dari Kanit 4 Kamneg 4 Polda Metro Jaya, terketik bulan Mei 2004.
Walaupun langit akan runtuh, namun hukum harus wajib tetap ditegakkan.
Allahu Akbar! Merdeka!
Salam kasih,
Marissa Haque Fawzi.





Users' Comments (0) |
|
|
No comment posted
mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
| < Prev | Next > |
|---|




(0 vote)